PBPGI

GOWA – South Sulawesi Amateur Open (SSAO) Series 4 2026 resmi berakhir di Padivalley Golf Club, Gowa, Sulawesi Selatan, Kamis (24/9). Tiga hari persaingan yang mempertemukan pegolf amatir dari Indonesia dan sejumlah negara Asia tersebut menghasilkan sejumlah catatan positif bagi para pegolf Indonesia.

Di kategori individu, Mochter menjadi wakil Indonesia dengan hasil terbaik di sektor putra. Pegolf Indonesia tersebut finis sebagai runner up setelah mencatat total 222 pukulan atau +6 dari tiga ronde, hanya terpaut dua pukulan dari Khan Batraphuntana asal Thailand yang keluar sebagai juara dengan total 220 pukulan atau +4.

Mochter tampil konsisten sepanjang tiga ronde. Ia membukukan skor 74 pada ronde pertama, 75 pada ronde kedua, dan menutup turnamen dengan 73 pukulan pada ronde ketiga untuk mengamankan posisi kedua klasemen akhir sektor putra.

Hasil positif lainnya datang dari Ryan Jovan Wijaya. Pegolf Indonesia tersebut menyelesaikan turnamen di posisi 3rd Runner Up dengan total 224 pukulan atau +8. Ryan mencatat ronde 74, 77, dan 73 pukulan selama tiga hari pertandingan.

Di sektor putri, Lydia Hawila Stevany Sitorus juga berhasil mengamankan posisi runner up. Lydia mengumpulkan total 224 pukulan atau +8, dengan catatan 75 pukulan pada ronde pertama, 75 pada ronde kedua, dan 74 pada ronde terakhir. Ia berada di bawah Ploynapat Amornvanich dari Thailand yang menjadi juara dengan total 222 pukulan atau +6.

Sementara itu, Abigail Rhea Soeryo Wiharko melengkapi catatan prestasi Indonesia di lima besar sektor putri. Abigail finis di posisi 4th Runner Up dengan total 232 pukulan atau +16 setelah mencatat skor 79, 78, dan 75 pada tiga ronde.

Tidak hanya melalui hasil individu, prestasi pegolf Indonesia juga terlihat pada kompetisi beregu. Tim Kaltim 1 yang diperkuat Sudirman BPD, Mochter, dan Joyo Paturusi berhasil menjadi 1st Runner Up pada Men Team Competition dengan total 446 pukulan. Tim tersebut hanya terpaut satu pukulan dari Vietnam yang menjadi juara dengan total 445 pukulan.

Mochter kembali menjadi salah satu penentu hasil tim Kaltim 1. Bersama Sudirman BPD dan Joyo Paturusi, ia membawa tim tersebut mencatat total 151 pukulan pada ronde pertama, 148 pada ronde kedua, dan 147 pada ronde ketiga.

Selain Kaltim 1, Indonesia 1 yang diperkuat Prakasa Alfa Rizqi, Naufal Abdul Azis Lesmana, dan Ryan Jovan Wijaya juga berhasil naik podium. Mereka menempati posisi 3rd Runner Up dengan total 450 pukulan. Pada ronde terakhir, Indonesia 1 mencatat total 145 pukulan, menjadi catatan ronde terbaik mereka sepanjang turnamen.

Prestasi Indonesia juga hadir dari sektor putri melalui Indonesia 2. Duet Rayi Geulis Zullandari dan Lydia Hawila Stevany Sitorus berhasil menjadi 2nd Runner Up dengan total 457 pukulan. Tim tersebut mencatat skor 154 pada ronde pertama, 152 pada ronde kedua, dan 151 pada ronde ketiga.

Hasil tersebut menunjukkan persaingan pegolf Indonesia yang cukup kompetitif dalam SSAO 2026, baik melalui nomor individu maupun beregu. Kehadiran tim daerah seperti Kaltim 1 juga menjadi bagian penting dalam mewarnai persaingan sekaligus menunjukkan kontribusi daerah dalam pembinaan dan pengembangan golf amatir nasional.

PB PGI memberikan apresiasi kepada Pengprov PGI Sulawesi Selatan atas kerja keras dan komitmennya dalam menyelenggarakan SSAO 2026 sebagai turnamen golf amatir bertaraf internasional. Penyelenggaraan ini menjadi bagian dari upaya menghadirkan kompetisi internasional di Indonesia sekaligus memberikan kesempatan kepada pegolf Indonesia dari berbagai daerah untuk mendapatkan pengalaman bertanding menghadapi pemain dari negara lain.

Dengan berakhirnya SSAO 2026, para pegolf Indonesia membawa pengalaman dan hasil kompetisi yang menjadi bagian dari perjalanan mereka di level amatir. Persaingan selama tiga ronde di Padivalley Golf Club juga memperlihatkan kontribusi pegolf dari berbagai daerah dalam membawa nama Indonesia di ajang golf amatir internasional.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *