
JAKARTA – Enam pegolf Indonesia mulai memasuki fase akhir menuju Asian Games 2026. Sebagian besar skuad golf Merah Putih bertolak menuju Aichi-Nagoya, Jepang, Minggu (27/9), untuk mempersiapkan diri menghadapi persaingan yang akan berlangsung di Kasugai Country Club East Course, Kota Kasugai, Prefektur Aichi.
Indonesia diperkuat enam pegolf yang terbagi dalam tim putra dan tim putri. Randy Bintang, Jonathan Wijono, dan Naraajie Emerald akan memperkuat tim putra, sementara Kristina Yoko, Elaine Widjaja, dan Holly Halim menjadi bagian dari tim putri.
Pertandingan golf akan berlangsung pada 30 September hingga 3 Oktober 2026 dengan mempertandingkan empat nomor, yakni individu putra, beregu putra, individu putri, dan beregu putri.
Menariknya, keenam pegolf tidak seluruhnya berangkat dari Indonesia. Elaine Widjaja akan bergabung dari Amerika Serikat, sedangkan Jonathan Wijono bertolak dari Mesir setelah menyelesaikan agenda kompetisinya. Keduanya akan menyusul dan bergabung dengan tim di Jepang.
Kepala Pelatih Tim Golf Indonesia, Alga Topan, memastikan seluruh atlet berada dalam kondisi baik menjelang pertandingan.
“Pagi ini kami dari tim Golf Indonesia akan berangkat ke Nagoya. Kami akan mengikuti turnamen golf Asian Games 2026 di Aichi-Nagoya. Semua atlet dalam keadaan baik dan semua siap untuk bertanding,” kata Alga.
Ia pun meminta dukungan dari seluruh golfer dan masyarakat Indonesia selama perjuangan tim di Jepang.
“Kami mohon doa dan dukungannya dari seluruh golfer Indonesia agar semua atlet bisa bermain maksimal dan kami bisa memberikan medali yang terbaik untuk negara Indonesia,” lanjutnya.
Salah satu tantangan yang akan dihadapi para pemain adalah karakter Kasugai Country Club East Course yang belum pernah dimainkan Randy Bintang dan Naraajie Emerald. Karena itu, practice round akan menjadi kesempatan penting untuk mengenali kondisi lapangan sekaligus menyesuaikan strategi permainan.
Faktor cuaca juga menjadi perhatian. Memasuki akhir September dan awal Oktober, Aichi berada dalam masa peralihan menuju musim gugur. Randy menilai suhu di Jepang masih cukup nyaman bagi para pemain Indonesia.
“Suhu di sana pada bulan September ini masih sejuk, jadi enggak terlalu beda jauh sama Indonesia dan enak cuacanya,” ujar Randy.
Di sisi lain, Naraajie mengantisipasi kemungkinan hujan selama pekan pertandingan yang dapat memengaruhi jalannya kompetisi.
“Cuaca sih minggu ini mungkin bakal sering hujan, tapi enggak terlalu dingin, jadi masih cuaca Indonesia. Cuma kita persiapin aja, main di hujan sudah pasti banyak delay-nya juga,” kata Naraajie.
Dari sisi persiapan, para pemain menjalani agenda masing-masing sebelum berkumpul untuk menghadapi Asian Games. Holly Halim, misalnya, tampil di sejumlah turnamen internasional dalam beberapa pekan terakhir, termasuk turnamen di Jepang dan Thailand.
“Untuk aku kemarin ada turnamen juga bulan lalu di Jepang stage 2, setelah itu ada turnamen juga di Thailand dua minggu yang lalu. Dan persiapan satu minggu untuk latihan sebelum kita berangkat ke Asian Games,” ujar Holly.
Kristina Yoko juga memanfaatkan waktu sebelum keberangkatan untuk memulihkan kondisi setelah mengalami cedera pada pergelangan tangan kiri.
“Di saat itu saya juga sebenarnya ada left wrist injury. Jadi setelah turnamen saya pastikan untuk recovery dengan sebaik mungkin dan latihan dengan porsi yang cukup, tidak ekstra, juga tidak kurang, untuk persiapan Asian Games kali ini,” tutur Yoko.
Sementara itu, tim putra sempat menjalani latihan bersama di Sentul. Setelahnya, para pemain melanjutkan latihan secara mandiri mengikuti agenda masing-masing.
“Untuk persiapan kita sudah sempat latihan bareng kemarin di Sentul dan latihan sendiri-sendiri juga banyak. Saya rasa sudah cukup siap kita untuk di Asian Games kali ini, jadi mohon bantu doanya saja,” kata Randy.
Naraajie menambahkan, dirinya bersama rekan-rekannya telah memaksimalkan waktu yang tersedia meski tidak bisa menjalani persiapan bersama dalam waktu panjang.
“Kemarin kita sudah practice bareng sekali, sisanya sendiri. Tapi ya, setidaknya persiapannya sudah maksimal,” ujarnya.
Bagi Naraajie, pertemuannya kembali dengan Jonathan Wijono juga menjadi salah satu cerita menarik di Asian Games kali ini. Keduanya pernah memperkuat Indonesia bersama pada Asian Games 2018.
Jika delapan tahun lalu mereka menjalani persiapan bersama selama enam hingga delapan bulan, kali ini keduanya harus mempersiapkan diri secara terpisah karena agenda kompetisi yang berbeda. Keduanya baru akan kembali berlatih bersama ketika tiba di Jepang.
“Karena tahun ini kita persiapan sendiri-sendiri, beda dengan 2018 kita enam sampai delapan bulan bareng-bareng. Tapi tahun ini kita sebagai profesional, persiapannya sendiri-sendiri, paling nanti di sana practice round-nya bareng,” ungkap Naraajie.
Dengan persiapan dan perjalanan yang berbeda, keenam pegolf tersebut membawa satu tujuan yang sama: memberikan penampilan terbaik dan memperjuangkan medali untuk Merah Putih.
“Harapannya pastinya kita bisa kasih medali untuk Indonesia di tahun ini,” kata Holly.
Bagi Kristina Yoko, ajang ini menjadi debutnya di Asian Games. Ia ingin memanfaatkan kesempatan tersebut untuk memberikan performa terbaik sekaligus menambah pengalaman di level internasional.
“Saya juga ingin berusaha maksimal, berusaha yang terbaik, agar saya dan tim bisa perform lebih maksimal dan mendapat medali. Ini juga peluang bagus untuk saya dan kita semua, karena bisa menambah pengalaman. Saya harap dengan kesempatan ini permainan saya bisa improve dan lebih percaya diri,” ujar Yoko.
Randy berharap mampu memberikan kontribusi melalui permainan individu sekaligus mendukung perjuangan tim putra.
“Harapannya pasti membawa pulang medali dan bermain sebaik-baiknya untuk low score sebagai individu, jadi timnya juga kita saling dukung,” kata Randy.
Naraajie juga membidik hasil maksimal di dua nomor yang diikutinya.
“Harapannya main sebaik dan semaksimal mungkin, semoga hasilnya juga sebaik mungkin. Berharap dapat medali, baik di nomor individu maupun beregu,” tuturnya.
Asian Games 2026 merupakan edisi ke-20 pesta olahraga terbesar di Asia yang berlangsung di Aichi-Nagoya, Jepang, pada 19 September hingga 4 Oktober 2026. Setelah menjalani rangkaian persiapan dari berbagai tempat, enam pegolf Merah Putih kini bersiap menyatukan langkah di Kasugai Country Club.
Randy Bintang, Jonathan Wijono, Naraajie Emerald, Kristina Yoko, Elaine Widjaja, dan Holly Halim akan membawa nama Indonesia dalam persaingan golf Asian Games 2026. Perjuangan mereka di lapangan akan dimulai pada 30 September mendatang.